Menerbitkan buku sendiri? Ah saya sangsi bahwa saya bisa, mana mungkin ada penerbit yang bersedia menertibkan tulisan saya.
Awalnya saya berpikir seperti itu. Merasa menerbitkan buku adalah salah satu hal yang jauuuh untuk digapai.
Setelah menyimak materi yang disampaikan oleh ibu Sri Sugiastuti semalam, timbul semangat dari dalam diri. Menulis itu ya menulis saja dulu. Mencari ide kemudian dittuangkan dalam bentuk tulisan. Ke mudian tulisan tersebut bisa kita posting sebanyak-banyaknya dalam blog.
Bila sudah terkumpul dalam satu buku, kita bisa mencari penerbit indie yang bersedia diajak kerja sama. Jangan lupa kita juga harus mencari ISBN agar buku kita layat dipublikasikan.
Sekelumit resume diatas telah menggugah semangat saya untuk lebih giat berlatih menulis dan tentunya banyak ilmu yang harus saya pelajari dari para master menulis sehingga kelak dikemudian hari saya bisa mengikuti jejak beliau. Semogaaaa
Oleh UTAMI ANDARINI
Guru SDN Kropak Kecamatan Rongkop Kab. Gunungkidul
Awalnya saya berpikir seperti itu. Merasa menerbitkan buku adalah salah satu hal yang jauuuh untuk digapai.
Setelah menyimak materi yang disampaikan oleh ibu Sri Sugiastuti semalam, timbul semangat dari dalam diri. Menulis itu ya menulis saja dulu. Mencari ide kemudian dittuangkan dalam bentuk tulisan. Ke mudian tulisan tersebut bisa kita posting sebanyak-banyaknya dalam blog.
Bila sudah terkumpul dalam satu buku, kita bisa mencari penerbit indie yang bersedia diajak kerja sama. Jangan lupa kita juga harus mencari ISBN agar buku kita layat dipublikasikan.
Sekelumit resume diatas telah menggugah semangat saya untuk lebih giat berlatih menulis dan tentunya banyak ilmu yang harus saya pelajari dari para master menulis sehingga kelak dikemudian hari saya bisa mengikuti jejak beliau. Semogaaaa
Oleh UTAMI ANDARINI
Guru SDN Kropak Kecamatan Rongkop Kab. Gunungkidul
mohon saran dan kritik
BalasHapus