PRAAK....PRAAAK....KETHOPRAK
Siang yang panas. Kuusap peluh yang menetes di dahi. Kupandang hiruk pikuk penumpang yang berebut turun dari kendaraan panjang didepanku.
Stasiun Gambir.....disinilah aku sekarang. Mencoba mengadu nasib di ibu kota yang katanya penuh dengan lowongan pekerjaan.
Kriuuuuk....oh astaga terdengar bunyi nyaring dari perutku. Tentu saja aku lapar, karena dari Jogja kemarin aku hanya sempat makan arem-arem yang kubeli di stasiun Tugu.
Mataku memandang dengan jeli, mencari pedagang makanan yang mungkin dapat kubeli guna mengganjal perutku yang lapar. Panas yang terik, udara yang panas semakin meambah rasa laparku. Sekian menit kumencari belum juga terlihat ada penjual makanan keliling.
Praaak....kethoprak.....kethoprak. Tiba-tiba kudengar suara nyaring di pintu keluar stasiun. Dahiku mengernyit mendengar seruan kethoprak. Apakah di stasiun seperti ini akan ada pentas kesenian daerah, tanyaku dalam hati.
Setahuku kethoprak adalah salah satu seni daerah yang sering dipentaskan pada acara adat ditempatku.
Mungkin saja memang akan ada pementasan kethoprak disini, bergegas kuhampiri pintu keluar stasiun. Sesampai disana dahiku mengernyit, tak kutemui serombongan orang yang akan pentas kethoprak seperti yang kupikirkan.
Di pinggir jalan kulihat gerobak penjual keliling yang memeriakkan kethoprak sedari tadi. Kudekati gerobak itu sambil kulihat isinya. Ternyata gerobak itu menjual makanan pengisi perut. kuberanikan diri bertanya pada penjual keliling itu, "Mas, kok tadi teriak kethoprak itu memangnya akan ada pementasan to?".
Sang penjualpun menjawab, "Loh pementasan apa to mas, saya teriak itu nawarin dagangan saya ini" sambil tertawa.
"ooohhh....jadi nama dagangan ini kethoprak to?" lanjutku.
"Betul mas, masnya orang baru ya? Kok baru tau makanan kayak gini"
"Iya mas, saya baru datang dari jogja, trus kalo dikampungku kethoprak itu seni daerah yang biasa dipentaskan lhoo"
"Oalaaaah massss ini Jakarta, disini kethoprak itu nama makanan. Masnya mau coba?"
"Boleh mas, mau coba saya kebetulan perut saya lapar"
Akhirnya kunikmati sepiring makanan yang berisi ketupat, tauge, dengan sambal kacang dan kerupuk diatasnya. Heeeemmm ternyata kethoprak ini enak juga, kata hatiku sembari tersenyum.
Terinspirasi oleh sinetron TOP
Oleh UTAMI ANDARINI
Guru SDN Kropak Kec. Rongkop Kab. Gunungkidul
Mantap😊
BalasHapusTengkyuuu......masih jauh dari kata bagus
Hapus